Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), mengamanatkan pada Pasal 5 bahwa Public Safety Centre (PSC) harus dibentuk oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. PSC sendiri dibentuk untuk mendukung kelancaran SPGDT. Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan untuk meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan terus dikembangkan. Pemkab Tabanan  melalui Dinas Kesehatan sudah memiliki layanan Public Safety Centre (PSC) Tabanan.  Pelayanan kegawatdaruratan PSC 119 hadir di Kabupaten Tabanan, diresmikan oleh Bupati Tabanan pada tanggal 25 Juli 2017 dan di beri nama PSC 119 Tabanan. Ini didasarkan pada Surat Edaran Gubernur Bali No.360/1025/YanKes/2017 tentang pembentukan pusat pelayanan kesehatan terpadu/public safety center (PSC) dan Surat Keputusan Bupati Tabanan No. 180/372/03/HK&HAM/2017 tentang Pembentukan PSC 119 Tabanan.

Dalam mengembangkan jejaring kerjasama saat ini PSC 119 Tabanan melibatkan banyak pihak terkait seperti rumah sakit, puskesmas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, Pemadam Kebakaran, PMI, serta TNI/Polri. Pelaksana dari program ini adalah operator call center 119, dokter umum, tenaga paramedis dan sopir ambulance. Mengenai mekanisme kerjanya, PSC Tabanan  ini bisa dimanfaatkan masyarakat dengan menghubungi call center 119 atau nomor (0361) 4790160 atau nomor whatsapp 085161798119 atau melalui instagram @psc_119_tabanan. Panggilan dari masyarakat ini akan terhubung ke posko PSC di Dinas Kesehatan. Nantinya, posko akan mengerahkan timnya menuju lokasi kecelakaan atau bencana untuk memberikan bantuan kegawatdaruratan kepada masyarakat.

Saat ini PSC 119 Tabanan mendukung Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam penanganan Covid-19 dengan berkontribusi secara fisik membantu penjemputan, mengantar pasien terconfirmasi positif Covid-19 dengan gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG) ke Rumah Sakit Rujukan dan lokasi karantina baik di dalam wilayah maupun di luar wilayah Kabupaten Tabanan.